Tiga Bekal Utama Sebelum Berangkat Umrah
04 October 2025 / By Admin
Menjalani ibadah umrah bukan hanya soal mempersiapkan tiket, koper, atau hotel. Lebih dari itu, umrah adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan menyeluruh: lahir dan batin. Banyak calon jamaah merasa cemas karena merasa belum hafal banyak doa atau belum siap secara mental. Padahal, kunci utama umrah yang mabrur justru terletak pada niat, keikhlasan, dan kesiapan hati.
Berikut ini adalah tiga bekal utama yang perlu dibawa sebelum berangkat menunaikan ibadah umrah:
1. Bekal Fisik dan Mental
Umrah adalah ibadah yang memerlukan stamina. Jamaah akan banyak berjalan, berdesakan, dan menghadapi cuaca yang berbeda dari Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan fisik sejak jauh-jauh hari. Jangan lupa juga menjaga pola makan dan istirahat agar tubuh tetap bugar.
Namun, lebih dari fisik, bekal mental dan spiritual pun tak kalah penting. Umrah mengajarkan kita untuk:
• Bersabar dalam setiap kondisi,
• Ikhlas menerima ketetapan Allah,
• Pasrah dan bertawakal atas segala situasi yang terjadi.
Jika hati sudah siap dan pikiran tenang, insyaAllah semua ibadah akan terasa ringan dan menyenangkan.
2. Bekal Perlengkapan
Berikut beberapa perlengkapan yang perlu dibawa saat umrah:
• Kain Ihram (untuk laki-laki)
• Mukena (untuk perempuan)
• Syal, kaos kaki, dan sandal jepit
• Baju yang nyaman dan menyerap keringat
• Perlengkapan mandi & obat pribadi
• Uang secukupnya untuk keperluan pribadi atau membeli oleh-oleh.
Tidak perlu membawa terlalu banyak barang. Bawalah seperlunya agar tidak menyulitkan diri sendiri saat berpindah tempat.
3. Bekal Doa
Banyak yang mengira ibadah umrah memerlukan hafalan doa yang panjang dan rumit. Padahal, cukup lima doa utama saja, insyaAllah sudah cukup untuk menjalankan semua rangkaian ibadah umrah dengan sempurna.
Berikut lima bekal doa yang bisa dihafalkan sebelum berangkat:
a. Dzikir
Membiasakan diri berdzikir akan membuat hati tenang dan lebih khusyuk.
سُبْحَانَ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، اللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar
b. Doa Sapujagat
Do’a yang mencakup permohonan kebaikan dunia dan akhirat.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي ٱلْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban-naar
(Artinya: Ya Allah, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa api neraka)
c. Sholawat Nabi
Bershalawat kepada Nabi akan membuka pintu rahmat dan syafaat.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad
Atau cukup dengan:
صَلَّى اللَّهُ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ
Shallallahu ‘ala Muhammad
d. Talbiyah
Bacaan yang menggambarkan kesiapan hati dalam memenuhi panggilan Allah.
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik, innal hamda wan-ni’mata laka wal-mulk, laa syarika lak
e. Niat Umrah
Dibaca saat berihram dari miqat.
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitul ‘umrata wa ahramtu biha lillahi ta’ala
(Artinya: Aku niat umrah dan berihram karenanya karena Allah Ta’ala)
Atau boleh juga:
لَبَّيْكَ اللّهُمَّ عُمْرَةً
Labbaikallahumma umrah
Kesimpulan
Tidak perlu merasa minder jika belum hafal doa-doa panjang. Cukup hafalkan lima doa utama ini, insyaAllah seluruh rangkaian ibadah umrah dapat dilaksanakan dengan tenang dan benar.
Bekali diri dengan fisik yang sehat, perlengkapan yang memadai, dan doa-doa yang ikhlas, maka perjalanan ibadah ke tanah suci akan menjadi pengalaman terbaik seumur hidup.
Bersama Bakkah Travel, kami siap membimbing Anda menuju umrah yang tenang, nyaman, dan bermakna.