Kembali

Ketahui pengertian Umrah: Bukan Sekadar Perjalanan, Tapi Perjalanan Hati

Edukasi

04 October 2025 / By Admin

Bagi sebagian orang, umrah mungkin hanya sekadar ibadah atau wisata religi. Tapi bagi yang benar-benar merasakannya, umrah adalah perjalanan hati yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Ia lebih dari sekadar berangkat ke

Mekkah, mengenakan ihram, lalu thawaf mengelilingi Ka’bah. Umrah adalah momen mendalam untuk menyentuh sisi terdalam dalam diri—dimana seorang hamba benar-benar merasa kecil di hadapan Allah SWT.

Apa Itu Umrah?

Secara sederhana, umrah adalah ibadah ke Baitullah yang dilakukan di luar musim haji. Rangkaian ibadahnya terdiri dari niat ihram, thawaf, sa’i antara Shafa dan Marwah, serta tahallul atau memotong rambut. Meskipun terlihat sederhana, setiap langkahnya mengandung nilai sejarah, spiritualitas, dan perjuangan.

Makna yang Tak Terlupakan

Di saat mengenakan pakaian ihram yang serba putih dan sederhana, kita sadar: jabatan, status, harta—semuanya ditanggalkan. Yang tersisa hanyalah kita sebagai hamba Allah.

Saat kaki melangkah untuk thawaf, hati pun larut. Air mata jatuh, entah karena rindu, harap, atau dosa-dosa yang disesali.

Ketika sa’i, berlari kecil antara bukit Shafa dan Marwah, kita mengenang perjuangan Hajar—seorang ibu yang berlari demi anaknya. Lalu kita sadar: kita juga sedang berlari, bukan hanya secara fisik, tapi juga mengejar ampunan dan cinta-Nya.

Kenapa Harus Umrah?

Karena umrah adalah reset hati. Di sana, banyak jamaah menangis tanpa tahu kenapa. Banyak pula yang berkata, “Aku merasa lebih dekat dengan Allah.”

Umrah adalah kesempatan untuk mengulang lembaran baru dalam hidup, membawa pulang hati yang bersih dan semangat untuk hidup lebih baik.

Dan karena kita tidak tahu sampai kapan umur kita, maka selagi mampu, pergilah. Bukan untuk pamer. Tapi untuk berdamai dengan diri sendiri dan mendekat pada-Nya.

Share with :