Kembali

Sudah Bernazar Umrah? Pahami Makna, Hukum, dan Keutamaannya

Edukasi

04 October 2025 / By Admin

Makna Nazar dalam Islam

Dalam ajaran Islam, nazar adalah bentuk kesungguhan seorang Muslim untuk melakukan suatu ibadah atau perbuatan baik yang diniatkan sebagai janji kepada Allah SWT. Al-Qur’an memerintahkan:

"Kemudian hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan menunaikan nazar-nazar mereka, dan melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah)." (QS. Al-Hajj: 29)

Amalan ini bukan sekadar ucapan, melainkan tanda keteguhan hati dan keikhlasan dalam mendekatkan diri kepada-Nya. Meskipun Islam membolehkan

nazar, ada aturan dan syarat tertentu yang harus dipenuhi agar amalan tersebut sah dan diterima di sisi Allah SWT. Ketentuan Hukum Nazar Untuk Umrah Menjadikan umrah sebagai nazar merupakan amalan ibadah yang sah menurut Islam.. Meski demikian, agar nazar tersebut sejalan dengan ajaran agama, ada sejumlah aturan yang sebaiknya diperhatikan:

a. Luruskan Niat Pondasi utama dari sebuah ibadah terletak pada niat yang bena. Saat menetapkan nazar umrah, niatkan sepenuhnya demi mendapatkan ridha Allah SWT. Hindari menjadikannya sebagai alat untuk tujuan dunia atau kepentingan pribadi, melainkan sebagai ungkapan ketaatan dan tanggung jawab iman kepada-Nya

b. Pastikan Mampu dan Siap Sebelum mengucapkan nazar, pertimbangkan kemampuan diri baik secara fisik maupun finansial. Menetapkan nazar yang berada di luar kapasitas, atau yang berpotensi menimbulkan kesulitan besar, tidaklah dianjurkan. Nazar sebaiknya dibuat dengan penuh kesadaran dan tanpa memberatkan diri.

c. Laksanakan Sesuai Tuntunan Syariat Ketika tiba waktunya menunaikan umrah karena nazar, lakukan sesuai tata cara yang benar—mulai dari tawaf, sa’i, hingga tahallul—sesuai dengan rukun dan syarat yang berlaku. Pelaksanaan yang tepat akan memastikan ibadah Anda sah dan bernilai di sisi Allah SWT.

d. Tepati Janji yang Telah Dibuat Memenuhi janji adalah bagian esensial dari nazar. Jika Anda telah bernazar untuk melaksanakan umrah, penuhilah janji itu tanpa menunda-nunda. Mengingkari atau menunda tanpa alasan yang sah dapat mengurangi pahala dan berdampak pada kualitas spiritual Anda.

Keutamaan Melaksanakan Umrah Ibadah yang membawa kemuliaan dan keberkahan besar bagi umat Muslim salah satunya adalah umrah. Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Antara satu umrah dengan umrah berikutnya akan menghapus dosa-dosa di antara keduanya, dan haji mabrur tidak ada balasannya selain surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baik dilaksanakan sebagai wujud pemenuhan nazar maupun sebagai amalan sunnah, umrah memiliki banyak keutamaan. Ibadah ini menjadi sarana untuk menghapus dosa, mempererat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT, serta memberikan pengalaman rohani yang mendalam dan menenangkan hati. Kesimpulan Nazar dalam Islam merupakan janji serius seorang Muslim kepada Allah SWT

untuk melaksanakan ibadah atau amal kebaikan tertentu. Menjadikan umrah sebagai bentuk nazar adalah amalan yang dibenarkan syariat, selama dilakukan dengan niat tulus karena Allah, didukung kemampuan yang memadai, dilaksanakan sesuai tuntunan agama, serta ditepati tanpa menunda.

Umrah, baik sebagai pemenuhan nazar maupun ibadah sunnah, membawa keberkahan besar bagi umat Muslim. Selain menjadi sarana penghapus dosa, umrah juga memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT dan memberikan ketenangan batin. Oleh karena itu, bagi siapa pun yang telah bernazar umrah, hendaknya memenuhinya dengan penuh kesungguhan sebagai wujud ketaatan dan rasa syukur kepada-Nya.

Share with :